Pages

Minggu, 31 Juli 2011

KONFIGURASI DCPROMO PADA SERVER 2003

User Account
 
Untuk menginstall active directory pada windows 2003 server, anda cukup dengan mengetikkan DCPROMO pada menu Run

Lalu akan muncul kotak dialog yang bernama Active  Directory Installation  Wizard

Windows akan meminta anda untuk memilih tipe domain controller.

Pada bagian ini anda ditanyakan apakah server anda ini akan menjadi domain controller di domain yang baru atau menjadi domain controller tambahan di domain yang sudah ada. Maksud dari :
  • Additional domain controller for an existing domain adalah windows akan membuat tambahan domain controller di domain yang sudah ada. Yang perlu diperhatikan dalam memilih pilihan ini adalah :
    1. Windows akan menghapus account local yang ada di server anda
    2. Semua kunci kriptografi akan dihapus maka itu sebelum anda memilih pilihan ini semua kunci kriptografi harus sudah di export.
    3. Semua data yant ter-enkripsi harus sudah di-dekripsi atau tidak akan dapat diakses kembali untuk selama-lamanya.
Setelah itu akan muncul pilihan untuk memilih tipe domain

Rabu, 20 Juli 2011

Manajemen User pada Windows Server 2003

Manajemen user dan group untuk memberikan hak akses berbagai sumberdaya jaringan kepada para pengguna maka harus dibuat terlebih dahulu user dan group untuk tiap-tiap pengguna. Windows 2003 mengenali seorang pengguna serta hak-hak yang dimilikinya berdasarkan user dan group yang terdapat di DC. Representasi seorang pengguna dalam sebuah jaringan adalah user account (untuk selanjutnya disebut account). Sebuah account biasanya diberi nama sesuai dengan nama pengguna yang bersangkutan, atau dengan nama khusus sesuai dengan tujuan dibuatnya account tersebut. Beberapa account dapat digabungkan dalam satu atau lebih group. Fungsi group adalah menggolongkan account ke dalam kelompok-kelompok tertentu sesuai dengan hak yang akan diberikan. Biasanya account yang berasa dalam satu group memiliki hak akses yang sama terhadap sumber daya jaringn tertentu. Dengan menggunakan group tersebut makan pekerjaan administrator akan menjadi lebih mudah, karena hak akses cukup diterapkan terhadap suatu group daripada harus menetapkan policy satu per satu untuk tiap account.

A. Manajemen user
Langkah-langkah untuk menginstal manajemen user adalah :
masuk ke start > Program > Administrative Tools > Active Directory User and Computers. 


setelah memilih active directory user and group maka akan tampil window dibawah ini
 

membuat user baru dengan klik kanan di users, kemudian pilih New > User
isi keterangan user yang diperlukan pada layar di bawah ini. isi password yang akan digunakan oleh user dan kemudian atur juga opsinya, pilih never expires. klik create

Konfigurasi domain pada windows server 2003

Salah satu fungsi “utama” dari Windows Server 2003 adalah kemampuannya untuk menjadi Domain Controller. Sebenarnya fitur-fitur untuk Domain Controller sangat banyak, tapi di tutorial ini saya akan bahas sedikit aja. Sekedar instalasi sama setting awal aja. Dan termasuk instalasi DNS Server juga, karena tanpa DNS komputer klien tidak akan tahu siapa Domain Controllernya. Kita juga dapat memasang DNS di server lain,
Langkah awal untuk menyeting Domain Controller di Windows Server 2003 adalah kita harus sudah menginstal windows Server . Setelah Windows Server 2003 sudah terinstal maka kita dapat menyeting Domain Controller seperti berikut :


Setelah keluar jendela Run maka ketikkan perintah " dcpromo "


Setelah kita klik tombol OK, maka akan muncul sebuah window wizard untuk instalasi Active Directory. Untuk masalah Active Directory akan dibahas di lain kesempatan.


Selanjutnya, klik tombol Next maka akan muncul window baru seperti di bawah ini.



Biarkan pilihan radio button di pilihan nomor 1 karena kita akan membuat Domain Controller untuk sebuah domain baru. Selanjutnya, klik Next.


Pada bagian ini, kita akan membuat sebuah domain pada sebuah Forest baru. Jadi, biarkan pilihan tetap pada pilihan pertama.


Sekarang, kita harus memikirkan nama dari domain kita. Jika kita memiliki sebuah domain seperti "http://www.pancamedia.com", kita dapat menggunakannya, tapi hal tersebut tidak disarankan karena komputer di dalam domain kita tidak akan dapat membuka website perusahaan. Domain dari Active Directory tidak perlu sebuah domain yang "sebenarnya" seperti di atas. Nama bisa sesuai keinginan kita. Jadi, saya akan membuat "pancamedia.testdomain"



Biarkan pilihan tetap seperti di atas, untuk lebih mudahnya. Kita klik tombol Next

Pada window ini, kita ditanya tentang tempat penyimpan database Active Directory di partisi / harddisk yang berbeda. Tapi, kita biarkan saja dan langsung klik tombol Next.


Folder SYSVOL adalah folder untuk public share, dimana file atau software dapat diletakkan ketika kita akan mendistribusikan file atau software tersebut, sekali lagi kita akan membiarkan setting ini tetap seperti diatas tapi kita dapat mengubahnya jika kita ingin menggunakan ruang di partisi atau harddisk lain misalnya.


Sekarang, kita akan mendapatkan pesan yang menyebutkan bahwa kita membutuhkan DNS server agar semuanya bisa bekerja dengan baik. Biarkan pilihan seperti di atas dan kita klik Next.


Karena ini adalah Windows Server 2003, kita asumsikan tidak ada server Windows 2003 yang akan mengakses domain kita. Jadi, biarkan pilihan tetap seperti di atas dan klik Next.


Restore Mode Password adalah suatu hal yang tidak ingin digunakan para administrator jaringan. Tapi, hal ini juga tidak boleh dilupakan karena password ini yang digunakan untuk menyelamatkan kerusakan server. Pastikan password ini mudah diingat tapi sulit untuk ditebak.


Pada window ini, akan ditampilkan hasil dari pilihan-pilihan kita pada langkah-langkah sebelumnya. Pastikan hal ini benar, karena untuk melakukan perubahan setelah ini akan sangat sulit.


Pada window ini, proses instalasi mulai dilakukan. Proses ini bisa berjalan lama apabila hardware yang kita miliki kurang sesuai dengan spesifikasi server sesungguhnya. Tapi, saya sendiri melakukan percobaan dengan komputer spek minimum memakan waktu sekitar 15 menit untuk proses ini.


Setelah proses instalasi selesai kita tinggal klik finish. Akan muncul notifikasi untuk melakukan restart Windows Server 2003. Segera restart agar fungsi-fungsi yang kita inginkan bisa bekerja dengan baik.
Setelah restart kita lakukan, kita sudah bisa menggunakan fasilitas Active Directory sesuai kebutuhan kita. Yah, demikianlah tutorial pembuatan Domain Controller

Rabu, 25 Mei 2011

Mempercepat Speed Download

Bagaimana cara Mempercepat Speed Download? Atau kecepatan download. Pertanyaan yang sering terlintas di benak saya, mungkin juga anda. Karena jujur, saya sangat hobi download, apalagi download Film tapi bukan bokep 3gp lho. wkwkwkwkwkwkwkwk..................

Namun karena file Film rata-rata di atas 600 MB, jadi butuh waktu lama untuk mendownload. Film terakhir yang saya download adalah Iron Man 2 dengan besar file 900 MB. Waktu yang saya butuhkan kira-kira adalah 4 jam. Jadi rata-rata speednya kalo diitung pake rumus matematikanya adalah 900 MB : (4jam x 3600 detik) = 0.0625 Mb/s atau 62,5 Kbps. Yah kecepatan download yang manteb bagi saya.

Untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi sebenarnya adalah tergantung koneksinya, software yang katanya bisa ningkatin kecepatan download menurut saya tidak terlalu berpengaruh jika memang Bandwidth anda kecil. Justru akan memakan memori RAM anda dan membuat komputer jadi berat dan proses download pun jadi lebih lambat. 

Namun untuk mempercepat speed download, anda dapat menggunakan program downloader seperti Internet Download Manager (IDM) atau program downloader lain sesuai kesukaan anda. Dengan menggunakan Program Downloader, kecepetan download lebih stabil dan cepat jika dibanding menggunakan Browser sperti Firefox atau Opera.



Bagaimana cara agar mendownloadnya cepat :
Silahkan setting IDM anda pada Option -> Connection
- Untuk Connection Type/speed pilih yang LAN 10Mbps
- Untuk Defaul Maxx Num Conn pilih nilai tertinggi yaitu 16
kemudian OK


Kamis, 05 Mei 2011

Translate Discovery 4

Setelah berhasil menyelesaikan bab ini, anda akan dapat:
Jelaskan apa yang terjadi pada masing-masing dari enam fase dari model PPDIO:
Siapkan, Rencana, Desain, Melaksanakan, Operasi, dan Optimalkan.
  • Menjelaskan cara menanggapi pelanggan RFP atau RFQ
  • Menjelaskan peran setiap anggota tim mitra jaringan: Account Manager, Pre-sales System Engineer, Network Designer, dan Pasca-penjualan Lapangan Engineer.
  • Gunakan diprioritaskan tujuan bisnis untuk menentukan persyaratan teknis untuk proyek upgrade jaringan.
  • Identifikasi bagaimana kendala yang diberlakukan oleh pelanggan mempengaruhi desain jaringan.

2.0.1    Pendahuluan
Dalam bab ini Anda pengantar StadiumCompany, fasilitas olahraga manajemen perusahaan yang mengelola stadion yang terletak di luar kota besar. StadiumCompany perlu meng-upgrade komputernya keluar jaringan untuk menyediakan pelayanan negara. Untuk melakukan hal ini, manajemen StadiumCompany menguraikan proyek tiga tahap :

Tahap pertama, StadiumCompany adalah kontraktor dengan NetworkingCompany, mitra bisnis lokal cisco, untuk mempersiapkan dokumen persyaratan desain jaringan. Pada fase
Tahap kedua, manajemen stadion berencana untuk mengeluarkan kontrak untuk desain jaringan detail. Setelah desain selesai,
Tahap akhir, akan menjadi instalasi dan implementasi upgrade jaringan.
StadiumCompany juga dalam proses negosiasi kontrak dengan FilmCompany, film produksi perusahaan yang berlokasi di kota besar di dekatnya. FilmCompany akan bertanggung jawab untuk memproduksi, film dan memberikan video berkualitas tinggi untuk di-download dari situs stadion. manajemen StadiumCompany juga membutuhkan FilmCompany untuk menghasilkan menampilkan video langsung selama acara pendukung dan konser yang diadakan di stadion.

Ketika Anda bayangan pekerjaan tim networkingCompany, Anda akan mempelajari keterampilan yang dibutuhkan untuk merencanakan desain upgrade jaringan StadiumCompany. Anda kemampuan desain baru Anda untuk mendukung rencana tim networkingCompany dan desain upgrade yang serupa untuk jaringan FilmCompany lebih kecil. Desain jaringan portofolio Anda membuat tugas kerja selama ini akan memungkinkan Anda untuk mengembangkan dan mempresentasikan proposal upgrade jaringan Anda ke tim manajemen FilmCompany.
 
Secara umum, proyek desain StadiumCompany digunakan dalam teks utama, media dan kegiatan PT, Proyek desain FilmCompany selesai di tangan laboratorium.
 
2.1.1 Siklus hidup jaringan
Dunia jaringan berkembang.  Jaringan tidak lagi hanya tenmenjadi cerdas dan memainkan peran penting dalam membantu meningkatkan kinerja bisnis. Bisnis berkeinginatang menghubungkan komputer. Jaringan telah n untuk memperluas jaringan mereka. Mengambil keuntungan dari kemajuan teknologi, perusahaan dapat menambahkan layanan baru dan meningkatkan produktivitas.
Siklus hidup layanan Cisco
Siklus hidup layanan Cisco adalah dirancang untuk mendukung jaringan berkembang. Siklus hidup layanan Cisco adalah pendekatan enam tahap.  Tiap tahap mendefinisikan aktifitas yang dibutuhkan untuk sukses menyebarkan dan mengoperasikan teknologi Cisco. Hal ini juga rincian bagaimana mengoptimalkan kinerja di seluruh siklus hidup suatu jaringan.
Keenam tahap dari Siklus hidup layanan Cisco adalah:
  • Tahap  Persiapan
  • Tahap Perencanaan
  • Tahap Perancangan
  • Tahap Pelaksanaan
  • Tahap Pengoperasian
  • Tahap Pengoptimalan 
Proses ini sering disebut sebagai PPDIOO, berdasarkan huruf pertama dari masing-masing dari enam fase.
  

Tahap Persiapan
Selama fase mempersiapkan dari siklus hidup, organisasi membuat kasus bisnis untuk upgrade jaringan. ini termasuk bagaimana jaringan dapat mendukung tujuan organisasi, serta pembenaran keuangan untuk menambahkan technolgies baru dan pelayanan. fase mempersiapkan dapat membangun pembenaran keuangan untuk strategi jaringan dengan menilai kasus bisnis untuk usulan
Tahap Pelaksanaan
Setelah desain telah disetujui, pelaksanaan (dan verifikasi) dimulai. Jaringan dibangun, atau komponen tambahan yang dimasukkan. Sesuai dengan spesifikasi desain. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan perangkat yang mengganggu jaringan ada atau membuat titik kerentanan.
Tahap Perancangan
Persyaratan awal yang diturunkan dalam Tahap Rencana drive aktivitas para spesialis desain jaringan. Spesifikasi desain jaringan adalah desain, komprehensif rinci yang memenuhi bisnis saat ini dan persyaratan teknis. Hal menggabungkan spesifikasi untuk mendukung skalabilitas, ketersediaan, keamanan, dan pengelolaan. Spesifikasi desain adalah dasar untuk pelaksanaan kegiatan.
Tahap Pengoperasian
Operasi adalah ujian akhir dari kesesuaian desain. Fase Mengoperasikan melibatkan menjaga kesehatan jaringan melalui operasi sehari-hari, termasuk menjaga ketersediaan tinggi dan mengurangi biaya. Deteksi kesalahan, koreksi, dan pemantauan kinerja yang terjadi dalam operasi sehari-hari memberikan data awal untuk Tahap Optimalkan.

Optimalkan Tahap
Tahap mengoptimalkan melibatkan manajemen proaktif dari jaringan. Tujuan dari manajemen proaktif adalah untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah sebelum mempengaruhi organisasi. Dalam proses PPDIOO, Fase Optimalkan mungkin akan meminta rekomendasi untuk mendesain ulang jaringan. Redesign mungkin diperlukan jika masalah terlalu banyak jaringan atau kesalahan timbul, jika kinerja tidak memenuhi harapan, atau jika aplikasi baru diidentifikasi untuk mendukung kebutuhan organisasi dan teknis.

2.1.1 Siklus hidup dari Jaringan
Studi Kasus : Jaringan Stadion Olahraga
Organisasi manajemen stadion bekerja dengan Networking Company untuk merenovasi dan memperbarui jaringan stadion. Selama bertahun-tahun, jaringan stadion telah berkembang.  Namun, sedikit pemikiran diberikan untuk tujuan bisnis secara keseluruhan dan desain infrastruktur. Beberapa proyek baru terus berjalan. Tapi administrator jaringan tidak memiliki pemahaman yang realistis bandwidth, prioritas lalu lintas, dan persyaratan lainnya yang diperlukan untuk mendukung seperti jaringan maju dan bisnis penting. Manajemen stadion sekarang ingin menambahkan fitur baru berteknologi tinggi, tetapi jaringan yang ada tidak mampu mendukung mereka.

Tahap Siklus hidup dari Jaringan
perwakilan Perusahaan Jaringan bertemu dengan manajemen stadion untuk membahas proses mereka berniat untuk menggunakan untuk merancang jaringan yang baru. Meskipun Tahap Disain hanya salah satu tahap dalam siklus hidup jaringan, semua dampak fase PPDIOO keputusan desain.
Dalam fase Menyiapkan dan Rencana, staf jaringan desainer dan stadion mengidentifikasi tujuan bisnis dan persyaratan teknis dari organisasi stadion juga setiap kendala desain. Pertemuan Persyaratan yang terjadi selama fase ini mempengaruhi keputusan yang diambil selama Tahap Desain.
 Tahap Melaksanakan dimulai setelah persetujuan desain. Ini mencakup integrasi awal dari desain baru ke dalam jaringan yang ada. Selama fase Mengoperasikan dan Optimalkan, personil stadion menganalisa dan memantau kinerja jaringan.

2.1.2 Siklus Hidup Jaringan Siapkan Tahap
Tahap Mempersiapan Selama Tahap Mempersiapkan, manajemen stadion dan staf Jaringan Perusahaan menentukan tujuan usaha sebagai berikut:
  • Meningkatkan pengalaman pelanggan
  • Mengurangi biaya
  • Tambahkan layanan tambahan
  • Mendukung perusahaan ekspansi
 Tujuan ini memberikan dasar untuk kasus bisnis. Kasus usaha ini juga digunakan untuk membenarkan investasi keuangan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan perubahan teknologi. Perusahaan ini mempertimbangkan hambatan bisnis yang mungkin termasuk anggaran, personil,kebijakan perusahaan, dan keterbatasab jadwal.
Setelah kasus bisnis diterima, staf NetworkingComapany membantu dalam pengembangan strategi teknologi tingkat tinggi dan solusi.
Strategi ini mengidentifikasi:
  • Kemajuan  teknologi yang mendukung solusi jaringan baru.
  • Aplikasi jaringan saatini dan direncanakan dan jasa, dan prioritas berdasarkan tujuan bisnis.
  • Orang, proses, dan peralatan yang dibutuhkan untuk mendukung operasi dan manajemen solusi teknologi.
 Fase Siapkan biasanya dilakukan sebelum perusahaan mengeluarkan Request For Proposal (RFP) atau Request For Quotation (RFQ). RFP dan RFQs menjelaskan persyaratan untuk jaringan baru. Mereka termasuk informasi tentang proses yang perusahaan menggunakan untuk membeli dan menginstal teknologi jaringan.

1.      Tujuan proyek:
-          bagaimana proyek memenuhi tujuan bisnis perusahaa
-          utama manfaat dan risiko
-          succes pengukuran
2.      Biaya / manfaat Analisis:
-          opsi untuk memenuhi tujuan bisnis
-          manfaat non-keuangan
3.      Sumber pilihan:
-          sumber yang diperlukan untuk layanan (vendor luar, perusahaan instalasi jaringan,dll)
-          prosedur pembelian
4.      Budgeting
- keterjangkauan dan sumber pendanaan (internal dan eksternal) untuk proyek     keseluruhan sekaligus atau selama periode waktu
5.      Proyek penggunaan teknologi
-          projrect merencanakan dan peran
-          timeline
-          risiko besar dan rencana untuk meminimalkan dampak
-          rencana darurat jika proyek tidak tercapai
-          keterampilan dan persyaratan personil


2.1.3 Rencana Jaringan Lifecycle Tahap

Tahap Rencana
Selama Tahap Rencana, perancang jaringan melakukan sebuah situs yang komprehensif dan penilaian operasi. Penilaian ini mengevaluasi jaringan saat ini, operasional, dan infrastruktur jaringan manajemen.
Staff Jaringan perusahaan mengidentifikasi semua modifikasi fisik, lingkungan, dan listrik. Mereka menilai kemampuan operasi tahun berjalan dan infrastruktur jaringan manajemen untuk mendukung solusi teknologi baru. Semua perubahan pada infrastruktur, personil, proses, dan alat-alat harus diselesaikan sebelum implementasi solusi teknologi baru.
Custom aplikasi yang menambah persyaratan dan fungsi fitur untuk jaringan baru juga diidentifikasi dalam fase ini.  Staff jaringan Company menciptakan sebuah dokumen yang berisi semua persyaratan desain.

Rencana Proyek
Pada tahap ini, staff  jaringan Company dan manajemen stadion membuat rencana untuk membantu mengelola proyek. Rencana proyek meliputi:
  • Tugas
  • Jadwal dan tonggak penting
  • Risiko dan kendala
  • Tanggung Jawab
  • Sumber daya yang diperlukan
Rencana tersebut harus dalam biaya, lingkup, dan batasan sumber daya yang ditetapkan dalam tujuan bisnis asli. Baik manajemen stadion dan NetworkingCompany menugaskan individu untuk mengelola proyek.


2.1.4 Siklus Hidup Jaringan The Tahap Desain

Desain Fase
Pada Tahap Desain, staf NetworkingCompany menggunakan persyaratan awal ditentukan selama Tahap Rencana untuk langsung bekerja.
Desain persyaratan dokumen mendukung spesifikasi diidentifikasi dalam tahap Menyiapkan dan Rencana:
  • Ketersediaan
  • Skalabilitas
  • Keamanan
  • Manageability
 Desain harus cukup fleksibel untuk memungkinkan perubahan atau penambahan sebagai tujuan baru atau kebutuhan muncul. Teknologi ini harus diintegrasikan ke dalam operasi tahun berjalan dan infrastruktur jaringan manajemen.

Perencanaan Instalasi
Pada akhir Tahap Disain, perancang jaringan menciptakan rencana bahwa panduan instalasi dan memastikan bahwa hasil akhirnya adalah apa yang pelanggan yang diminta. Rencana meliputi:
  • Konfigurasi dan testing konektivitas
  • Menerapkan sistem yang diusulkan
  • Mendemonstrasikan fungsi jaringan
  • Migrasi aplikasi jaringan
  • Memvalidasi operasi jaringan
  • Pelatihan pengguna akhir dan personil pendukung
 Selama Fase Desain stadion upgrade jaringan, desain jaringan selesai. Peralatan baru dan teknologi yang ditentukan dan diuji. Sebuah tinjauan dari desain yang diusulkan menegaskan bahwa tujuan bisnis terpenuhi. Sebuah proposal akhir dihasilkan untuk melanjutkan pelaksanaan upgrade jaringan.


2.1.4 Jaringan desain Tahap Siklus Hidup
  

2.1.5 The Lifecycle Jaringan Melaksanakan Tahap

Melaksanakan Tahap
Tahap Melaksanakan dimulai setelah selesai NetworkingCompany desain dan pelanggan menyetujuinya. Jaringan dibangun sesuai dengan spesifikasi desain disetujui. Tahap Melaksanakan verifikasi keberhasilan atau kegagalan dari desain jaringan.

Pengujian Jaringan Baru
Pengujian semua atau bagian dari solusi jaringan baru dalam lingkungan yang terkendali membantu untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah implementasi sebelum instalasi yang sebenarnya.
Setelah masalah telah teratasi, staf NetworkingCompany menginstal solusi baru dan terintegrasi ke dalam jaringan yang ada. Ketika instalasi selesai, pengujian tambahan dilakukan.

Sistem-tingkat pemeriksaan pengujian penerimaan bahwa jaringan yang baru memenuhi tujuan bisnis dan persyaratan desain. Hasil tes ini dicatat dan menjadi bagian dari dokumentasi yang diberikan kepada pelanggan. Setiap pelatihan yang dibutuhkan bagi staf stadion harus diselesaikan selama fase ini.

 
2.1.5 The Lifecycle Jaringan Melaksanakan Tahap
Kegiatan
Pencocokan latihan. Cocok dengan istilah untuk definisi.
 

Dokumen menguraikan tugas, masalah, tanggung jawab, waktu, dan sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah proyek.

Dokumen menguraikan suatu proyek tertentu, persyaratan, dan pembelian dan proses instalasi. Digunakan untuk mendapatkan tawaran dari vendor luar / perusahaan untuk melengkapi jaringan.

Dokumen menguraikan alasan untuk investasi keuangan untuk proyek dan keuntungan yang dihasilkan.

Enam-tahap pendekatan untuk merancang, insytalling, dan mengoptimalkan jaringan.



2.1.6 The Lifecycle Jaringan Mengoperasikan Tahap

Tahap Pengoperasian
Fase Mengoperasikan dan Optimalkan sedang berlangsung. Mereka mewakili operasi sehari-hari jaringan. Staf stadion memonitor jaringan dan membentuk dasar jaringan. Pemantauan ini membantu perusahaan dalam mencapai skalabilitas maksimum, ketersediaan, keamanan dan pengelolaan.
Setelah jaringan baru diinstal, personil stadion mengelola jaringan untuk memastikan bahwa melakukan dengan spesifikasi desain yang digariskan dalam fase Menyiapkan dan Rencana.
Mendefinisikan Kebijakan dan Prosedur
Kebijakan dan prosedur yang diperlukan untuk menangani masalah jaringan, seperti:
  • Keamanan insiden
  • Perubahan konfigurasi
  • Pembelian peralatan
Memperbarui kebijakan dan prosedur setelah upgrade mengurangi downtime, biaya operasional, dan isu perubahan terkait. Jika tidak ada kebijakan dan prosedur di tempat, penting untuk menciptakan mereka.


2.1.6 The Lifecycle Jaringan Mengoperasikan Tahap

  

2.1.7 Jaringan Optimalkan Tahap Siklus Hidup

Fase Optimalkan
Mengoptimalkan jaringan adalah proses yang berkesinambungan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kinerja jaringan dan kehandalan dengan mengidentifikasi dan mengatasi masalah jaringan potensial sebelum terjadi. Melakukan hal ini memastikan bahwa tujuan bisnis dan persyaratan perusahaan diselenggarakan. Masalah jaringan umum yang dapat ditemukan dalam

Fase Optimalkan meliputi:
  • Fitur kompatibel
  • Kurangnya kapasitas link
  • Kinerja perangkat masalah saat beberapa fitur yang diaktifkan
  • Skalabilitas protokol

Selasa, 12 April 2011

Tugas Jarkom 4


Menghitung Route Summarization
( Penyederhanaan Routing)



Menyederhanakan network menjadi single address dan mask bisa dilakukan dengan tiga langkah. Berikut 4 network address :
F  172.16.0.0/16
F  172.17.0.0/16
F  172.18.0.0/16
F  172.19.0.0/16

1.Menampilkan binary format dari masing-masing network address

Calculating a Route Summary 
          172.16.0.0            10101100   .00010000  .00000000  .00000000
          172.17.0.0            10101100   .00010001  .00000000  .00000000
          172.18.0.0            10101100   .00010010  .00000000  .00000000
          172.19.0.0            10101100   .00010011  .00000000  .00000000

Step 1: List networks binary format

2. Hitung jumlah bit yang sama dari semua network address tersebut dimulai dari bit yang paling kiri.
          172.16.0.0            10101100   .00010000  .00000000  .00000000
          172.17.0.0            10101100   .00010001  .00000000  .00000000
          172.18.0.0            10101100   .00010010  .00000000  .00000000
          172.19.0.0            10101100   .00010011  .00000000  .00000000

Step 2: Count the number of left-most matching bits to determine the
mask. 14 matching bits, /14 or 255.252.0.0


Anda bisa lihat bahwa ada 14 bit yang sama dari semua network address, jadi prefixnya adalah /14 atau 255.252.0.0

3. Copy semuat bit yang sama dan kemudian tambahkan “bit 0” sampai dengan berjumlah 32 bit address. Maka ini kemudian dijadikan network address.

     172.16.0.0            10101100   .00010000  .00000000  .00000000





Step 3: Copy the matching bits and add zero bits
to determine the network address

Gambar diatas menunjukkan bahwa keempat network 172.20.0.0, 172.21.0.0, 172.22.0.0 , 172.23.0.0 dapat disederhanakan ke dalam single network address dan prefix 172.20.0.0/14.


Configurasi :

ROUTER 1
Router >enable
Router #configure terminal
Router(config)#hostname R1
R1(config)#interface fastEthernet 0/0
R1(config-if)#ip address 172.18.0.1 255.255.0.0
R1(config-if)#no shutdown
R1(config-if)#exit
R1(config)#interface fastEthernet 1/0
R1(config-if)#ip address 172.19.0.1 255.255.0.0
R1(config-if)#no shutdown
R1(config-if)#exit
R1(config)#interface serial 2/0
R1(config-if)#ip address 172.17.0.1 255.255.0.0
R1(config-if)#clock rate 9600
R1(config-if)#no shutdown
R1(config-if)#exit

R1(config)#router eigrp 10
R1(config-router)#network 172.16.0.0 0.3.255.255
R1 (config-router)#exit
R1 (config)#

ROUTER 2
Router >enable
Router #configure terminal
Router(config)#hostname R2
R2(config)#interface fastEthernet 0/0
R2(config-if)#ip address 172.16.0.1 255.255.0.0
R2(config-if)#no shutdown
R2(config-if)#exit
R2(config)#interface serial 2/0
R2(config-if)#ip address 172.17.0.2 255.255.0.0
R2(config-if)#no shutdown
R2(config-if)#exit
R2(config)#interface serial 3/0
R2(config-if)#ip address 20.1.0.1 255.255.0.0
R2(config-if)#clock rate 9600
R2(config-if)#no shutdown
R2(config-if)#exit

R2(config)#router eigrp 10
R2(config-router)#network 172.16.0.0 0.3.255.255
R2(config-router)#network 20.1.0.0 0.0.255.255
R2 (config-router)#exit
R2 (config)#


ROUTER 3
Router >enable
Router #configure terminal
Router(config)#hostname R3
R3(config)#interface fastEthernet 0/0
R3(config-if)#ip address 10.1.0.1 255.255.0.0
R3(config-if)#no shutdown
R3(config-if)#exit
R3(config)#interface serial 2/0
R3(config-if)#ip address 20.1.0.2 255.255.0.0
R3(config-if)#no shutdown
R3(config-if)#exit

R3(config)#router eigrp 10
R3(config-router)#network 10.1.0.0 0.0.255.255
R3(config-router)#network 20.1.0.0 0.0.255.255
R3 (config-router)#exit
R3 (config)#